Kenali Modus Penipuan di Tanah Suci, Agar Ibadah Aman dan Nyaman

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Sahabat Hikmah, Mekkah dan Madinah tak pernah sepi dari jamaah. Dari berbagai penjuru dunia, umat Islam berkumpul di satu tempat untuk beribadah kepada Allah. Namun, di tengah suasana spiritual yang begitu khusyuk, masih saja ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan kondisi ini demi keuntungan pribadi, mulai dari penipuan hingga pencurian. Agar perjalanan ibadah Anda tetap aman dan nyaman, perhatikan beberapa modus penipuan yang kerap terjadi di Tanah Suci berikut ini.

Joki Hajar Aswad

Keberadaan joki Hajar Aswad kerap meresahkan jamaah. Di tengah kerumunan yang begitu padat, sekelompok orang memanfaatkan situasi tersebut untuk mencari keuntungan. Para joki biasanya menawarkan bantuan kepada jamaah untuk mendekati atau mencium Hajar Aswad, lalu meminta imbalan dengan nominal yang tidak sedikit. Bahkan, tarif yang dipatok bisa mencapai jutaan rupiah. Tak jarang, mereka terus membuntuti jamaah yang menolak tawaran tersebut. Hal ini tentu perlu diwaspadai agar jamaah tetap aman dan fokus beribadah.

Jasa Tahallul

Modus lain yang marak terjadi adalah jasa tahallul. Biasanya, para penawar jasa ini berada di sekitar pintu keluar area Sa’i. Mereka menawarkan pinjaman gunting kepada jamaah yang hendak tahallul, namun kemudian meminta imbalan dengan harga yang cukup mahal. Untuk menghindari hal tersebut, jamaah sebaiknya membawa gunting sendiri atau memanfaatkan jasa cukur rambut resmi di sekitar Abraj Al Bait atau Clock Tower.

Berpura-pura sebagai Korban

Meski berada di Tanah Haram, masih ada saja pihak yang melakukan perbuatan terlarang seperti menipu. Modus yang kerap terjadi adalah berpura-pura menjadi korban pengungsian atau pencopetan. Dengan wajah memelas, mereka mendatangi jamaah dan meminta bantuan dana. Jamaah perlu waspada, sebab mereka meminta jumlah sumbangan cukup besar.

Tukang Foto di Jabal Rahmah

Di tengah euforia jamaah menikmati keindahan Jabal Rahmah, terdapat pula tukang foto keliling yang kerap meresahkan. Mereka memaksa jamaah untuk menggunakan jasanya, lalu meminta upah yang tidak murah. Modusnya, tukang foto akan mengenakan sorban atau atribut tertentu kepada jamaah, kemudian langsung memotret. Setelah foto jadi, jamaah diminta membayar dengan nominal yang telah ditentukan. Oleh karena itu, sebaiknya jamaah lebih waspada dan berhati-hati.

Demikianlah beberapa modus  ketika berada di Tanah Suci. Semoga para jamaah senantiasa berada dalam perlindungan Allah SWT, diberikan keselamatan, serta terhindar dari keburukan dunia maupun akhirat, aamiin. (Noviana)

Persiapkan perjalanan umrah Anda di bulan Syawal nanti bersama Hikmah Tour & Travel. Saatnya merajut momen berharga bersama keluarga di tanah suci. Daftar sekarang juga.

UMROH SYAWAL
📆 31 Maret – 8 April 2026
💰 Rp. 32. 900. 000 (Quad)
✈️ IndiGo Airlines

Kenapa memilih Hikmah Tour Travel?
✅ Kebersamaan yang menguatkan
✅ Bimbingan ibadah lengkap
✅ Hotel dekat & nyaman (Madinah & Makkah)
✅ Tour Madinah & Makkah
🎁 FREE City Tour Thaif